Sunday, March 25, 2018

Sebentuk Rindu


(Bukit Moko, Bandung. Sumber Foto : Dokumen Pribadi)
Kala surya menutup hari, kian lama kumasuki ruang rindu. Tersekat oleh keinginan raga namun jiwa meronta. Tak bisa kutahan, sebentuk rindu padamu. Entah dimana dirimu berada, sedang apa kau di sana.
 
Diam bukanlah jawaban. Melayang benak terbawa oleh emosi rasa, tak ditemukan pula apa yang menjadi kehendak dirimu. Sebentuk rindu datang, adakah kau merasakannya di sana? Getar jiwaku melambungkan mimpi bersamamu, ditemani bintang yang berpijar sendu dalam mataku.
 
Tak kujumpai kau disana. Sebentuk rindu tak ubahnya derita seribu tahun menanti hujan. Tak berwujud namun bisa kurasakan pilunya menahan gelora ini.
 
Memasuki lubuk angan bersamamu, kuingat garis wajahmu dan tatapan mata penuh makna. Adakah sebentuk rindu itu kau ingat pula? Mungkinkah waktu cemburu pada hasratku padamu? Atau rembulan tak sudi hinggap dalam keberuntunganku malam ini.
 
Memendam rindu, sebentuk asa yang kusimpan dalam hati. Mungkinkah kau jadi milikku hanya karena sebentuk rindu? Semburat merah jambu, terpancar dalam ragaku. Malu-malu kututupi pada malam ini, terbenam memori kala waktu mempertemukan gelisah hati. Kau di sana, adakah sebentuk rindu dalam hatimu?
 
Nelangsa aku menantimu, sebentuk rindu kutawarkan padamu. Tak pernah kau mengakui bahwa hatiku padamu. Tak pernah kau menyadari bahwa cinta itu ada. Tak pernah kau yakin bahwa aku percaya rasa itu ada.
 
Sisi ruang hatiku semakin menusuk kegelisahanku. Ku akui, tak bisa mataku menghilangkan pesonamu. Kegilaan malam ini hanya karena sebentuk rindu.
Sebentuk rindu,
Sebentuk cinta,
Sebentuk janji,
Bahwa aku milikmu.
Yakinlah itu.

Friday, March 23, 2018

YOUniverse is your Feeling About



Your world is what your feeling about. When you feel happy, the whole world seems beautiful and joyful. In contrary, the world would be like your feeling about when you feel sad and down.
I have met the wise man yesterday. His opinion that every one has own feeling how to create its world. He is disable person but he is able to handle his problems. Every day is lesson day to understand the world.
He taught to be grateful every time whatever it happened either happy nor sorrow. We would create our world in according to our feeling.
So how about you, friends? Any thoughts?
***
In Bahasa Indonesia
‘Hatimu adalah Cermin Duniamu’
Saya senang. Saya susah. Saya bahagia. Saya menderita. Saya pintar. Saya tidak menarik. Semua ada di dalam hati, apa yang dirasakan hati adalah cermin diri sendiri.
Jika saya bahagia itu karena hati juga merasakan kebahagiaan itu. Begitu pun sebaliknya. Dunia yang saya rasakan bergantung pada bagaimana suasana hati yang diciptakan.
Jika saya marah maka dunia sekitar saya akan terasa penuh amara dan angkara. Namun begitu saya senang maka dunia sekitar terasa menyenangkan. 
Jika ingin tahu seperti apa dunia kita masing-masing, lihatlah ke dalam hati sendiri! Saya sedih dan menderita maka dunia terasa buruk bagi saya. Begitu sebaliknya. Dunia yang saya buat begitu mempesona dan indah karena saya merasakan bahagia, penuh syukur dalam hidup.
Saya belajar hari ini bahwa dunia diri sendiri tercipta dari apa yang dirasakan. Rasakan bahagia dan penuh syukur maka itu adalah dunia yang membahagiakan.
Saya bertemu dengan seorang pria bijak yang tak sempurna secara fisik. Ia bercerita bagaimana ia berjuang mengatasi masalah hidupnya. Bahwa bersyukur adalah cara membuat dunia sendiri terlihat indah dan membahagiakan.
Bagaimana pengalaman dan pendapat anda sendiri?