Sunday, March 24, 2019

Review topi creambath

Rambut adalah mahkota perempuan. Begitulah kata pepatah.
Oleh karena itu penting juga bagi para wanita untuk merawat rambut.
Buat saya, perawatan tidak melulu harus disalon. Untuk efisiensi dirumahpun bisa merawat rambut.misalnya creambath.
Lalu ada pertanyaan nih. Yah kalo di rumah gak ada steamernya dong jeng?
Nah kali ini saya mau mereview topi creambath yang berfungsi sebagai steamer jika disalon. So perawatan dirumah jadi seperti disalon. Hehe menarik yah.
Topi creambath ini dalam penampakan boxnya seperti ini. 


Warnanya pink lalu ada saklar tombol on (high - low) dan off. High untuk temperatur suhu tinggi dan low untuk suhu yang rendah. Dibelakang ada resleting dan tali pengait untuk mengencangkan topi.

Didalam topi ada shower cup yang memang bisa dilepas agar bisa dibersihkan setelah digunakan untuk steamer.

Aturan Penggunaan :
1. Sesudah rambut dibersihkan serta rambut pada kondisi setengah basah, usapkan cream perawatan pada rambut lalu rambut dipijit-pijit
2. Bungkus rambut dengan topi handuk yang dibuat dari kain
3. Pasangkan topi creambath, bagian yang lebih pendek untuk bagian depan serta bagian yang panjang untuk bagian belakang kepala sehingga tali pengencang tersedia dibelakang kepala.
4. Kencangkan topi creambath dengan menarik tali pengencang yang tersedia dibelakang kepala
5. Hubungkan kabel arus listrik ke sumber lsitrik lalu pakai selama 15 menit
6. Cabut kabel arus listrik lalu lepaskan topi creambath dari kepala
7. Cuci rambut dengan air serta pemeliharaan creambath dapat dilanjutkan

Spesifikasi :
– Dimensi topi : 22 x 22 x 20 centimeter
– Panas yang diciptakan sekitar 75 derajat celcius
– Dilengkapi dengan lapisan dalam topi sehingga tetap aman
– Tegangan : 220V


Mudah kan?
Jadi menurut saya alat ini benefit.


Bisa untuk solusi efisiensi daripada harus mengeluarkan budget khusus ke salon hanya untuk creambath. Jika bisa dilakukan dirumah sendiri. Why not kan?

Let's try 😊

Saturday, March 23, 2019

Siapa takut jadi penulis


Beberapa waktu lalu saya mengikuti seminar reny silado. Siapa yang tidak kenal dengan penulis legendaris ini.hehe
Beliau penulis buku "siapa takut jadi penulis".
Beliau begitu ramah, dan membagikan banyak pengalamanya kepada kami. Beliau memotivasi saya secara untuk lebih baik bukan hanya dalam menulis tapi dalam menyikapi kehidupan. Itu tulisan beliau untuk saya.hehe
Terimakasih pak penulis atas saran dan masukanya. Sehat sehat selalu.😊