Wednesday, November 6, 2019

Ternyata Sukses Itu Direncanakan


Adakah orang yang sukses tanpa proses sehingga begitu dilahirkan sudah sukses? Ada saja, tetapi pasti hanya sebagian kecil secara statistik di dunia ini. Namun sebagian besar orang-orang sukses di dunia ini sudah mengakui bahwa kesuksesan yang mereka raih itu butuh proses yang panjang.

Suatu kali saya datang ke seminar yang mendatangkan pembicara orang yang cukup sukses di bidangnya. Dia bertanya pada kami semua yang hadir di situ dengan mata tertutup dan kepala tertunduk, siapa yang ingin sukses dalam hidup? Rupanya seluruh peserta di seminar tersebut ingin sukses dalam hidup. Itu artinya sukses itu PENTING.

Kemudian pembicara seminar itu bertanya beberapa dari kami sebagai peserta seminar. Pertanyaannya, bagaimana caranya menjadi sukses?

Setelah lima orang menjawab pertanyaannya, dia langsung mengatakan bahwa semua yang dikatakan oleh peserta seminar itu benar. Tetapi ada yang dilupakan untuk menjadi sukses, menurut si pembicara seminar. Hal yang dilupakan itu padahal begitu essential untuk mencapai kesuksesan. Si pembicara seminar kembali bertanya, apakah itu? Tak ada yang bisa menjawab.

RENCANA SUKSES. Jawabannya!

Kita ingin ini dan itu. Kita mimpi akan sukses ini dan itu. Tetapi kita kadang lupa bagaimana merencanakan secara spesifik atau langkah-langkah mencapainya. Kita berpikir otak akan menyimpan memori sukses yang kita inginkan.

Padahal saat kita ingin mencapai suatu tempat saja, kita butuh rencana agar tiba di destinasi tujuan. Mengapa kita butuh rencana sebelum pergi ke destinasi tersebut? Ya, mungkin saja kita tak ingin tersesat atau kita belum pernah (=tidak tahu) menuju ke sana. Atau kita ingin cepat sampai di destinasi tujuan. Intinya, kita tidak ingin gagal.

Siapa yang ingin GAGAL dalam hidup? Atau siapakah yang berencana GAGAL dalam hidup?

Saya sendiri pernah coba berkendara dengan tanpa rencana, ternyata itu tidak nyaman sekali. saya bingung. Kita beberapa kali putar jalan. saya berpikir ulang, bahwa saya hanya menghabiskan bensin saja.

Menurut si pembicara seminar sukses itu, buat apa kita menghabiskan tenaga, waktu dan sumber daya hanya karena kita lalai membuat rencana untuk sukses? Lalu dia melanjutkan lagi bahwa dia berhasil menjadi sukses karena dia sudah merencanakannya saat dia berusia 17 tahun.

Memiliki rencana sukses itu berarti kita punya kendali atas hidup kita. Bukankah pepatah bijak mengatakan SUKSES itu ada di TANGAN anda? Dengan begitu sukses ditentukan oleh rencana yang anda buat.

Menutup seminar, si pembicara tersebut melanjutkan bahwa rencana sukses itu PERLU. Rencana akan membuat kita fokus pada prioritas sukses yang diinginkan. Saat kita merencanakan SUKSES, bukankah alam raya akan mengarahkan kita untuk mencapainya?

Saya yang mendengarnya terangguk sepakat.

Ternyata SUKSES itu butuh RENCANA.

Jika SUKSES itu penting dalam hidup maka RENCANA itu yang utama.

Friday, October 4, 2019

Bagaimana Cara Kita Menghargai Orang lain?


Siapa pun di dunia ini ingin dihargai sebagai pribadi. Karena saling menghargai satu sama lain adalah dasar dalam relasi atau hubungan antar manusia. Seberapa pun kaya pintar dan ahlinya seseorang, namun jika dia tidak bisa menghargai orang lain maka sia-sia belaka. Pepatah mengatakan “Memang kepintaran dan kekayaan punya kuasa, tetapi mampu menghargai orang lain menentukan seperti apa karakter seseorang.”

Tak jarang kita protes jika kita merasa dilecehkan secara pribadi atau tidak dihargai. Menghargai orang lain sudah menjadi norma dan tumbuh menjadi kebiasaan melalui pengasuhan orangtua. Intinya, menghargai orang lain tidak ada ilmunya tetapi perlu dilaksanakan sepanjang hayat, dimana pun kita berada.

Lalu apa yang menyebabkan saya menulis tentang ini? Suatu kali datang seorang teman dari yang bercerita pada saya. Dia merasa tidak dihargai di tempatnya bekerja. Mendengar ceritanya, saya bisa paham bagaimana situasi bekerja ditempatnya dimana satu sama lain berbeda kultur. Akhirnya, kami mendiskusikan ini di kafe agar bisa mengambil pelajaran berharga.

Dari diskusi tersebut, saya merangkum poin-poin sebagai berikut.

Pertama, hargai orang lain sebagaimana kita ingin dihargai.

Anda pasti tahu bahwa alam bekerja dengan caranya. Siapa yang menabur, maka dia yang akan menuai. Siapa pun mendapatkan perlakuan setimpal dengan perbuatannya. Jika kita ingin dihargai orang lain maka hargai orang lain sebagaimana mestinya. Bagaimana pun jika kita tidak dihargai orang lain, sakit hatinya minta ampun.

Kedua, menghargai bukan kepada siapa perlu dilakukan tetapi menghargai karena siapa kita sesungguhnya.

Hal yang lumrah kerap terjadi dalam perlakuan masyarakat, bahwa menghargai itu dilakukan kepada orang-orang tertentu. Ingatlah bahwa kita menghargai orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi siapa saya sesungguhnya. Seperti yang disampaikan di awal bahwa saling menghargai adalah kunci hubungan yang sehat antar sesama pribadi dan masyarakat. Jika kita ingin menunjukkan karakter pribadi yang baik, hargai mereka meski seberapa pun buruknya mereka tidak menghargai kita. Saya tahu ini tidak mudah, tetapi anda pasti mengenal sebagian orang yang berhasil melakukannya dengan tulus.

Ketiga, menghargai itu tulus.

Tunjukkan penghargaan kepada orang lain bukan mencari keuntungan. Kebanyakan kita tahu bahwa menghargai orang lain karena ingin mendapatkan keuntungan semu. Namun sesungguhnya kita bisa belajar mana yang benar-benar menghargai orang lain dan mana yang hanya berpura-pura saja. Ketulusan itu tidak ternilai harganya.

Keempat, sadari bahwa setiap orang itu unik maka menghargai orang lain itu tanpa pandang bulu.

Tak ada orang yang sama seratus persen secara pribadi. Tuhan sudah menciptakan kita dengan begitu uniknya, tidak hanya fisik saja tetapi juga segala tabiat dan kepribadian. Manusia yang unik ini artinya berbeda-beda satu sama lain. Namun satu hal yang sama, setiap orang ingin dihargai. Jadi jika kita bisa menghargai si A, sudah semestinya kita menghargai B, C, dan seterusnya tanpa memandang latar belakang status ekonomi sosial dan lain sebagainya. Siapapun mereka sekalipun orang yang berada dibawah kita pantas untuk dihargai keberadaanya.


Kesimpulan

Saya dan teman saya sepakat bahwa menghargai orang lain adalah cara kita membangun relasi dan komunikasi antar manusia. Terlepas apa pun latarbelakang dan budaya asal seseorang, sejatinya menghargai orang lain bukan hal yang mudah dan juga hal yang susah. Semua berpulang kembali siapa kita ingin dikenal orang lain, saat kita bisa menghargai orang lain.


Monday, September 16, 2019

Selamat Ulang Tahun Adiku

Saat sedang bertugas putra altar. Lokasi : Sakristi Santa Maria Imaculata. Paroki Kalideres.
Sumber Foto : Dokumen Pribadi

Sumber Foto : Dokumen Pribadi

Beberapa tahun yang lalu kamu lahir kedunia,
Begitu senang orang orang disekitarmu saat kamu lahir.

Sebelum kamu lahir dan menjadi anak yang terkecil
Waktu kamu masih dalam kandungan mama.
Aku sering mencarikan mama rujak saat itu mama sedang nyidam rujak.
Mungkin ini kemauanmu juga adiku.

Setelah kamu lahir, 
Kami senang, bahkan sebagai anak tertua, aku masih ingat detik detik repotnya aku membantu bapak menyiapkan kelahiranmu.

Waktu kamu masih balita,
Aku selalu menggendong dan menyuapimu supaya kamu mau makan.
Walau kadang naluri jahil muncul untuk mengerjaimu adiku, hehe maaf ya

Ketika kamu mulai masuk sekolah Taman Kanak Kanak.
Kalau mama tidak bisa mengantar kesekolah
Aku yang menggantikan mama mengantarmu kesekolah.
Saat melihatmu masuk kelas dan mendengarkan guru dengan tenang, Aku senang

Saat kamu beranjak Sekolah Dasar
Kamu sudah bisa membaca dan menulis meski belum benar benar rapih.

Saat kamu beranjak Sekolah Menengah Pertama,
Yang aku ingat, pernah aku menggantikan mama yang saat itu ada keperluan untuk mengambilkanmu raport.

Mendengar bu guru wali kelas memuji prestasimu disekolah aku sangat  bangga padamu,
Adiku bisa mengikuti pelajaran disekolah dengan baik.

Saat masuk ke Sekolah Menengah Atas,
Tugas sekolahmu semakin berat, 
Kadang jika mama tidak punya waktu untuk mengajarkanmu,
Aku yang menggantikan mama untuk membantumu mengerjakan tugas.

Tahun semakin berjalan, 
Waktu tidak terasa, Kini kamu sudah besar sudah menjadi mahasiswa teologi

Pernah aku bertanya kepadamu,
Kenapa ambil teologi dek?
Jawabanmu adalah karena kamu menyukainya, dan ingin mempelajari lebih lagi.

Aku masih ingat waktu kecil kamu paling malas untuk pergi ke Gereja,
Sampai terpikirkan olehku saat itu aku berdikusi juga dengan mama dan bapak.
Kami ingin mendaftarkanmu untuk menjadi putra altar di gereja Santa Maria Imaculata.

Yang awalnya memang atas keinginanku dan orang tua untuk memasukanmu menjadi putra altar.
Seiring berjalanya waktu, kamu mungkin mulai nyaman untuk menggereja.
Tanpa paksaan kamu menyadari tanggung jawabmu sebagai pelayan Putra Altar.
Sampai akhirnya sekarang kamu dipercaya untuk menjadi koordinator putra altar di Gereja Santa Maria Imaculata, Paroki kalideres.

Senang, melihatmu banyak berkembang.
bukan hanya dalam akademis tapi juga dalam pertumbuhan iman.

Adik kecilku,
Senang melihat tumbuh kembangmu.
Maafkan mba ajeng jika selama ini ada kesalahan dalam "ngemong" kamu.
Mungkin kadang "cerewet" jika menghadapimu yang kadang mungkin tidak menurut,
Satu hal yang perlu kamu tau, bahwa aku sangat menyayangimu. 
Apa yang kulakukan dan aku pernah sampaikan kepadamu adalah demi kebaikanmu.
Misalnyapun saat dahulu, jika aku mempunyai 1 kue.
Aku rela membagikanya untukmu dan aku mengalah untuk tidak makan.
Yang aku inginkan adalah melihatmu senang.

Tepat 16 September ini adalah hari ulang tahunmu,
Selamat ulang tahun Lasarus Putra Pamungkas
Semoga panjang umur, Sehat Selalu,
Semakin diberkati dalam pelayanan dan juga diberikan kelancaran untuk studynya,
Banyak belajar, jangan pernah untuk berhenti belajar.
Belajar bukan hanya dari meja kuliah saja tapi dari pengalaman.
Karena hidup ini dinamis, Jika kita ingin bertahan jangan pernah berhenti belajar dan bekerja keras.

Gbu Lasarus :)


Jakarta, 16 September 2019
Mba Ajeng











Wednesday, July 17, 2019

Diam itu Emas atau Bodoh?


Tiada yang bisa menebak apa yang dipikirkan dan dirasakan tiap orang. Jika saya berpikir diam itu emas, justru orang lain memandang diam yang saya lakukan itu berarti bodoh. Alasan saya diam, berbicara pun tak akan mengubah kondisi. Sedangkan alasan orang lain memandang diam itu bodoh karena berbicara akan mengubah kondisi.

Ternyata ada dua pandangan berbeda dalam satu hal yang sama. Saya berpikir diam itu lebih bijak dan menunjukkan suatu tindakan, meski cuma sekedar diam dan membaca situasi. Lagipula menilai seseorang itu bodoh ‘kan tidak dilihat dari kecakapan berbicara, sedangkan saya saja kuliah sarjana. Ini hanya membuktikan bahwa sesungguhnya saya itu tidak benar-benar bodoh secara intelegensi.

Saya berpikir bahwa ada saatnya kita perlu diam untuk menunjukkan sikap. Diam itu menurut saya tetap emas.

Anda sendiri bagaimana?

Dari hasil penelusuran, diam itu emas berasal dari karya sastra. Ada yang mengatakan pepatah itu sudah ada sejak berabad-abad lalu di Mesir kuno. Hal itu untuk menunjukkan bahwa diam itu suatu sikap, bukan melulu ketidaktahuan. Mungkin suatu saat ada tindakan. Bisa jadi diam menjadi hal yang bijaksana agar suasananya tidak menjadi runyam. Semua mungkin.

Namun ada pula yang berpendapat bahwa bicara itu perak sedangkan diam itu emas. Hal ini dinyatakan seorang pujangga Inggris abad 19. Peribahasa ini hanya untuk mengingatkan betapa lebih berharganya seseorang ketika mengambil posisi diam.

Bukankah emas itu lebih bernilai daripada perak?

Diam yang bijak ketika seseorang lebih tahu apa yang seharusnya diperbuat ketimbang berbicara. Diam juga adalah seribu kata dan kalimat lebih banyak ketimbang berbicara, meski kita tidak berbicara menyampaikannya. Sekali lagi, diam itu tetap suatu tindakan.

Tuesday, July 16, 2019

Puisi : Aku mencintaimu


Aku mencintaimu,
Ketika aku meminta pada Tuhan setitik air
Dia berikan aku samudera

Aku mencintaimu,
Ketika aku meminta pada Tuhan setangkai mawar
Dia berikan aku taman yang indah

Aku mencintaimu,
Ketika aku meminta pada Tuhan kesabaran
Dia berikan aku waktu untuk menanti

Aku mencintaimu,
Ketika aku meminta pada Tuhan kekuatan
Dia berikan aku ketegaran

Aku mencintaimu,
Ketika aku meminta pada Tuhan pengharapan
Dia berikan aku kepastian

Aku mencintaimu,
Ketika aku meminta pada Tuhan kemenangan
Dia berikan aku kelegaan untuk menerima


Betapa aku mencintaimu, Y.I.P

Terimakasih atas cinta ini



Jakarta, 16 July 2019
-Dhiajeng-

Saturday, June 8, 2019

Tips cuci baju berbahan rajut

Sumber foto : Dokumen pribadi

Mencari ide menulis datang dari mana saja. Saya sedang membuat kumpulan tips dari berbagai pengalaman untuk dibagikan pada anda. Dengan begitu, saya menjadikannya kumpulan tips yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Tips berikutnya adalah mencuci baju berbahan rajut.

Di saat musim hujan atau dingin, kita wajib memiliki pakaian hangat seperti baju berbahan rajut. Baju berbahan rajutan yang saya miliki umumnya terbuat dari wol. Ini membuat tubuh hangat ketika udara dingin hujan dan berangin.

Suatu kali baju kesukaan saya terasa tak sesuai saat dikenakan. Rupanya baju kesayangan saya ini menjadi mengkerut dan mengecil. Sebenarnya ada dua penyebab mengapa hal itu bisa terjadi. Pertama, suhu air yang digunakan melebihi 30 derajat celcius atau yang disarankan. Atau kedua, cara mencuci yang salah.

Segera saya cek informasi pakaian yang disematkan tersembunyi. Di situ jelas tertulis bahwa air untuk mencuci bersuhu 30 derajat. Selama ini rupanya saya salah mencuci dan menggunakan air yang terlalu panas, lebih dari 30 derajat celcius. Ini menjadi penyebab, baju berbahan rajutan menjadi berubah bentuknya.

Tak hanya itu, takaran deterjen yang berlebihan juga menyebabkan kulit menjadi gatal. Itu pengalaman saya. Sebaiknya, takaran deterjen perlu disesuaikan dengan kebutuhan pakaian yang dicuci.

So, berikut tips mencuci pakaian bahan rajutan,

1. Pilah baju berbahan putih dan berwarna.
2. Cuci dalam mesin cuci dengan suhu 30 derajatcelcius.
3. Tidak banyak memasukkan deterjen. Jika anda kerap mengalami gatal-gatal mengenakan pakaian berbahan rajut, anda bisa mengganti sabun cuci dengan shampo bayi atau konditioner.
4. Selesai mencuci, tak perlu masukkan baju ke dalam mesin pengering pakaian. Biarkan pakaian kering secara alami.
5. Cara membiarkannya kering alami, meletakkannya di meja dengan membentangkannya. Jangan gantung pakaian berbahan rajut seperti kebanyakan baju lainnya!
6. Setelah kering, pakaian berbahan rajut tidak perlu disetrika dan digantung dalam rak pakaian. Cukup lipat saja. Atau, saya memilih untuk menggulung baju rajut agar bentuknya tetap sama seperti waktu dibeli.

Semoga bermanfaat!

Monday, May 13, 2019

Kematian





Pernahkah bertanya kepada seseorang tentang kesiapan mereka menghadapi kematian? Apa jawaban mereka? Hanya ada dua jawaban, siap atau tidak. Jika menjawab siap, kebanyakan dari mereka adalah orang yang optimis menghadapi ‘pencuri maut’ yang bisa kapan saja datang. Optimis berarti mereka menyadari bahwa hidup mereka yang tak sempurna harus segera dipertanggungjawabkan kepada yang Ilahi.

Saya pernah membaca suatu buku dinyatakan bahwa setiap orang yang memasuki fase terminal karena sakit, memiliki beberapa tahap hingga akhirnya mereka menyadari dan menerima kematian sebagai suatu proses yang harus mereka hadapi.

Suatu malam, saya berbincang dengan orang yang saya kasihi tentang konsep kematian mengingat hidupnya yang sudah divonis oleh penyakit, yang tiba-tiba bisa saja merenggutnya kapan saja. Jujur saya mengatakan kepadanya, bahwa saya tak siap menghadapi kematiannya. Yang terjadi pada dirinya, siap atau tidak, kematian akan segera dihadapinya. Hal yang menarik dari orang ini, saya memandang beliau menjadi lebih bijaksana dalam menyikapi panggilan ilahi.

Pernah membayangkan, apa yang akan orang sampaikan tentang kita saat kita sudah meninggal? Dia orang yang baik. Dia orang yang bertanggungjawab. Dia adalah orang yang suka berkorban dan patut diteladani. Bla bla bla. Sejuta pujian ingin diucapkan untuk memberi kesan kepada kita yang telah tiada. Akankah hal itu terjadi jika kita sudah meninggal?

Saya pernah mengikuti Personal Training dari sebuah lembaga training. Dia memberikan setiap peserta, tape recorder, kaset kosong dan headset. Instruksi Trainer adalah setiap peserta diharapkan merekam kesan-kesan orang yang mengasihi kita tentang kita apabila kita sudah meninggal. 

Saat saya melakukan terapi itu, sungguh saya mengupamakan bahwa yang memberi kesan adalah anak saya atau suami saya kelak, atau ibu saya. Kesan yang saya rekam semuanya adalah positif yang diharapkan dalam diri saya. Tetapi apakah demikan yang terjadi dalam hidup saya saat ini sesuai dengan rekaman yang saya buat. Saya tidak tahu. Saya belum pernah meminta kesan dari orang yang saya kasihi apabila saya sudah meninggal. Pamali. Tak baik membicarakan saat kita masih hidup. Padahal disitulah saya ingin mengetahuinya sebagaimana Trainer dalam Training saya mengatakan, kita ingin mengubah diri kita sebagaimana orang memberi kesan positif terhadap kita.


Tak ada yang tahu kapan saat itu datang. Siap atau tidak, setiap manusia akan melewati proses akhir dalam hidupnya yang dinamakan kematian. Jika gajah mati meninggalkan gading, maka manusia mati meninggalkan amal dan bakti selama hidupnya.


Saya pernah menghadiri kematian dari ayah seorang teman saya. Saat pemakaman tiba, sang anak memberi kesan yang positif tentang ayahnya semasa hidupnya. Padahal, saya tahu betul teman saya selalu bercerita perilaku ayahnya yang suka memukul, marah-marah dan perilaku lainnya yang dibenci oleh si anak. Apa yang terjadi saat si ayah tiada, teman saya itu tetap mengatakan hal positif tentang hidup ayahnya. Hal positif yang diteladani oleh si anak.


Satu lagi, baru-baru ini saya bersedih karena kehilangan seorang sahabat terbaik semasa kerja. Dia adalah seorang ibu dari dua putri yang sedang bersekolah, orang yang bersemangat, ceria dan menyenangkan serta ramah pada siapapun. Sahabat saya ini adalah orang yang suka menolong, memiliki selera humor yang tinggi dan aktif. Siapa sangka bahwa beliau terkena leukimia, bahkan semasa saya mengenalnya dengan baik, beliau tidak pernah mengeluhkan rasa sakit. Gaji pertama saat kami bekerja, digunakan untuk membeli perlengkapan dan kebutuhan anaknya. Hingga setahun tak berjumpa dengannya, saya pun masih belum bisa melunasi kebaikan hatinya dan membayar ‘janji’ bertemu dengannya.

Saat berita kematian saya terima, saya langsung membayangkan kebaikan yang pernah saya terima sebagai sahabat. Saya sedih dan berduka. Saya menulis di dinding Facebook-nya, saya menuliskan kesan saya terhadap pribadinya. Saya pun membaca kesan-kesan orang lain tentang pribadinya. Luar biasa, semua mengungkapkan kenangan yang baik dan pujian terhadap pribadinya.

Saya pun merefleksikan, apa yang diungkapkan orang lain terhadap saya jika saya tiada. Apakah berisi pujian atau cacian?

Kematian adalah sebuah proses yang pada akhirnya kita semua akan menuju kesana. Sejatinya, hidup yang diberikan adalah kenangan tentang kebaikan yang sudah kita lakukan selama hidup. Meski kita bukan pahlawan atau orang terkenal di dunia ini, tetapi menjadi pribadi yang dikenal mengesankan positif, tentu adalah harapan buat kita semua.

Sekecil apa pun peran kita di dunia ini, lakukan yang terbaik dengan sisa hidup yang diberikan Tuhan. Kebaikan yang kita berikan kapan pun, dimana pun dan buat siapa pun akan ditanam di hati, meski raga dikubur di tanah.

Terimakasih buat sharing malam :)

Sunday, May 12, 2019

10 tips bawa presentasi

Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti training presentation skill, didalam training tersebut diajarkan metode metode teknik untuk memudahkan kita dalam membawakan materi presentasi. 

Berikut saya buat ulasanya dalam "Tips untuk membawakan presentasi"


Saat training basic banking. Lokasi : Graha anabatic. Sumber foto : Dokumen pribadi

1. Kuasai materi
Menguasai materi artinya anda dapat memilih materi yang Anda harus tekankan dan materi yang dapat dihilangkan agar membuat presentasi menjadi lebih efektif. Penguasaan materi ini membuat kita menjadi lebih nyaman pada saat presentasi dan membuat presentasi berjalan dengan baik.

2. Jiwai materi yang anda bawakan
Membawakan presentasi bisnis tidaklah sama seperti membacakan puisi, Anda tidak perlu anda menghafal materi yang anda bawakan, setiap presentasi membutuhkan 2 hal yakni harus hidup dan memiliki energi. Hal ini akan anda peroleh jika anda menjiwai materi yang Anda bawakan.

3. Lakukan simulasi presentasi anda
Sebelum berpresentasi, ada baiknya anda melakukan simulasi presentasinya terlebih dahulu. Jika memungkinkan undang rekan anda pada saat simulasi dan mintalah pendapat mereka dengan jujur, tentang performa Anda pada saat presentasi. Tidak ada salahnya jika anda terus mengulang agar memperoleh kesempurnaan.

4. Kuasai ruangan presentasi anda
Usahakan datang sebelum presentasi. Berjalanlah di seluruh ruangan agar anda dapat menentukan view yang paling tepat buat anda ketika berpresentasi.

5. Kuasai peralatan anda saat presentasi
Pastikan sound system berjalan dengan sempurna, juga pastikan LCD anda dapat menampilkan presentasi anda dengan sempurna, tidak ada salahnya anda juga mengecek saklar lampu untuk memastikan seluruh bahan presentasi anda dapat terlihat dengan sempurna.

6. Simpan bahan presentasi anda dalam diskdrive
Walau terlihat sepele, pastikan anda menyimpan semua file di dalam diskdrive,menyimpannya dalam floopy, flash disc ataupun CD kadang membuat running presentasi anda menjadi lebih lambat.

7. Gunakan remote control
Jangan kaku berdiri di stage dan jangan selalu berada disamping laptop danLCD yang anda gunakan. Anda harus berada pada posisi dimana semua audiens dapat melihat anda dengan jelas, makanya tidak ada salahnya anda menggunakan remote control. Tapi bukan berarti jika anda menggunakan remote anda bebas untuk berkeliling pada saat presentasi, hal tersebut hanya memecah konsentrasi audiens anda.

8. Hindari penggunaan laser pointer
Penggunaan laser pointer dapat memecah konsentrasi audiens anda, Apalagi pada saat anda mengalami kegugupan, penggunaan laser pointer malah jadi tidak efektif. Lebih baik anda menggunakan handout pada materi-materi yang ingin anda tampilkan.

9. Jangan berbicara pada slide yang anda buat.
Banyak presenter yang lebih melihat pada slide yang nyata-nyata telah mereka ketahui isinya daripada melihat audiens. Sebaiknya anda fokuskan mata dan perhatian anda kepada audiens, perbanyak kontak mata akan membuat presentasi anda menjadi lebih menarik.

10. Navigasikan slide anda.
Sebaiknya anda membuat slide dengan menggunakan ‘link’ hal ini penting karena audiens seringkali bertanya pada slide yang telah anda presentasikan.Penggunaan link membuat anda lebih mudah untuk menemukan slide yang perlu diulang, tanpa harus menampilkan seluruh slide presentasi.



Semoga bermanfaat!

Monolog : Menunggu

Sumber foto : Dokumen pribadi
Perempuan      : “Aku bosan menunggu. Pekerjaan yang paling membosankan itu adalah menunggu. Tak pasti, aku tak suka itu.”

Malaikat          : “Sabarlah sayang. Kau tahu saatnya kan tiba.”

Perempuan      : “Sabar, Sabar, Sabar. Sampai kapan sabar? Sudah habis kesabaranku.”

Malaikat          : “Menunggu itu adalah sebuah proses untuk menguji kesabaran setiap orang. Jika kamu bisa melewatinya, buah dari kesabaran itu adalah harapan. Percayalah.”

Perempuan      : “Aku benci untuk bersikap sabar. Aku masih punya harapan kok. Hanya saja, aku bosan. Kau tahu, bahwa aku adalah perempuan super sibuk. Menghabiskan hari dengan bekerja, berpergian, beraktivitas dengan teman-temanku, menikmati dunia dengan aneka kesukaanku. Sekarang, aku harus menunggu tanpa aku tahu mau dibawa kemana semua ini.”

Malaikat          : “Karena itu, Tuhan membuatmu melakukan hal yang tidak kau sukai. Menunggu. Suka atau tidak, menunggu adalah bayaran atas perbuatan super sibuk yang kamu lakukan selama ini. Kau berpikir bahwa dunia sudah kau atur menurut kehendak dan rencanamu. Kau dipenuhi dengan target-target. Kau lupa bahwa Tuhan adalah penentu dari target dan rencanamu. Ingat, kau hanya berencana tetapi Tuhan yang menentukan. Menunggu itu menguji kesabaranmu atas apa yang kamu alami dan menguji keberanianmu terhadap apa yang akan terjadi secara tiba-tiba.”

Perempuan      : “Ya, benar. Aku memang tidak sabar, ingin serba cepat. Aku tak suka untuk bekerja lamban. Aku memang dipenuhi rencana-rencana. Bagaimana mungkin hidup tanpa rencana?”

Malaikat          : (tertawa) “Apakah kau berpikir hidup tanpa rencana, seseorang tidak bisa hidup? Hidup dengan rencana dan target adalah baik, tetapi lebih baik untuk tidak ‘dihidupi’ oleh target sehingga kau akan frustrasi jika tak mampu melakukannya. Waktu adalah Sang Penguasa dari target dan rencana. Tuhan adalah tuan dari waktu. Jangan paksa Tuhan untuk menentukan target dan rencana! Biarkan semua mengalir apa adanya!”

Perempuan      : “Bagaimana caranya agar bisa menunggu dengan lebih berkualitas? Bagaimana caranya untuk membiarkan semua mengalir apa adanya? Bagaimana caranya agar aku tak merasa bosan dengan menunggu?”

Malaikat          : “Pikiranmu yang membuat hidupmu semakin rumit. Hidup itu sederhana. Menunggu juga sederhana. Sederhana saja, pasrahkan kepada Tuhan yang empunya segalanya, termasuk waktu. Saat kau pasrah, kau sungguh menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan dan kepada alam raya. Tak usahlah kau rumitkan dengan kalimat menunggu yang berkualitas. Ukuran kualitas ditentukan oleh manusia, Tuhan tak pernah menentukan buruk dan baik. Biarkan Tuhan yang mengatur! Saat kau kehilangan kendali, tak tentu arah, berdoalah dalam hatimu, dimana Tuhan ada agar Ia menuntunmu.”

Perempuan      : “Baiklah, menunggu bukan hal yang baik untuk dilakukan. Tak pasti. Jika aku tahu seperti ini, aku akan membuat rencana-rencana alternatif hingga waktu tak terbuang percuma. Jika aku bisa mengulang waktu, pasti tidak ada lagi yang namanya menunggu.”

Malaikat          : (tertawa) “Manusia sudah terbentuk oleh namanya budaya instan. Ingin langsung jadi, tanpa mengetahui bahwa keindahan dari sebuah proses. Menunggu adalah sebuah proses bukan hasil. Kau menikmati hasil tetapi kau tidak menyukai proses. Jika kau merenungi saat mendapatkan hasil, kau akan tahu bahwa disitulah Tuhan bekerja dengan cara yang indah, termasuk sang waktu. Kau terlalu dipenuhi oleh aneka rencana. Hidup yang terencana hanya mengekang kebebasanmu dan melupakan kondisi alam raya. Apakah terjadi bencana, sudah menjadi rencana? Siapakah yang membuat rencana, jika seorang manusia itu lahir atau mati, seseorang itu  hidup berkelimpahan atau hidup dalam kesusahan? Rencana itu baik, karena membantumu untuk mengarahkan kepada kebaikan hidup, tetapi bukan membatasi hidup. Satu lagi, tak ada waktu terbuang percuma. Manusia saja yang berpikir dan tak bisa memanfaatkan waktu yang diberikan. Waktu yang diberikan setiap manusia di dunia ini adalah sama, tak ada yang berbeda. Yang berbeda adalah bagaimana kau menghargai setiap detik yang berharga yang diberikan Tuhan.”

Perempuan      : “Apakah menunggu juga sesuatu yang berharga?”

Malaikat          : “Menunggu tetap sebuah proses yang berharga. Manfaatkan waktu menunggu dengan mengenali sekitarmu, mengidentifikasikan tujuanmu, menyadari sekelilingmu, menikmati detik demi detik dan bersyukur bahwa kelak hadiah dari menunggu itu akan datang. Tuhan akan membayar sebagaimana waktu kan tiba.”

Ditepi penantian



Sunday, May 5, 2019

7 Cara Buat Hidup Lebih Berarti



“How to make your life so meaningful, Ajeng” tanya seorang teman pada saya. Saya jawab “It’s a lot of ways. Depends on your style, personality or your goals” Teman saya ini belum puas, lalu dia bertanya lagi “How did you know that your life makes meaningful every day?” So, here there are…

1. Set up your purpose and goal
Setiap orang di dunia ini dilahirkan dengan sebuah tujuan. Jangan katakan bahwa hidup anda sia-sia! Hidup itu pada dasarnya tidak ada artinya, namun kehadiran anda di dunia memberikan arti sehingga hidup menjadi bermakna. Lupakan siapa anda dan darimana anda berasal! Milikilah tujuan hidup sehingga anda tahu apa yang harus dilakukan! Pendidikan yang bagus, rumah yang mewah, keluarga yang sehat, pernikahan yang hebat, pekerjaan yang menakjubkan atau apa saja goal anda, itu lebih baik daripada sekedar bangun tidur pagi, bernafas hingga kembali tidur malam.

2. Be kind to others
Berbuat baik akan selalu menghasilkan kebaikan. Bahkan Tuhan pun bersabda “Balaslah kejahatan dengan kebaikan!” itu artinya tidak pernah berhenti bersikap baik pada orang lain. Mengapa? Kebaikan akan memunculkan kebermaknaan hidup. Mereka yang selalu berbagi dan bersikap baik pada orang lain merasa hidupnya lebih berarti ketimbang mereka yang tidak pernah melakukannya sama sekali. Jadi jika anda masih merasa hidup anda tidak berarti dan sia-sia, silahkan datang ke panti asuhan, rumah penyandang cacat dan komunitas masyarakat marginal, lakukan kebaikan pada mereka! Dijamin anda akan tahu arti hidup.

3. Family. Family. Family
Keluarga adalah tempat bersemainya cinta pertama dalam hidup seseorang. Siapa keluarga anda? Tidak melulu mereka adalah ayah atau ibu, bisa jadi nenek kakek anda atau pengasuh anda atau malahan keluarga angkat. Keluarga adalah awal bagaimana anda diperkenalkan pada kehidupan. Teruslah dekat, berkomunikasi dan berhubungan dengan keluarga anda dimana pun anda berada! Mereka akan mendoakan anda sehingga hidup anda berarti. Komunikasi dengan mereka membuat anda tahu apa arti kehidupan sesungguhnya karena mereka sudah berpengalaman dan yang mengajari anda. Tiada harta paling berharga selain keluarga.

4. Do your passion 
Apakah passion anda? Banyak orang yang tidak tahu apa passionnya hingga usianya sudah sepuh baru menyesal. Jika anda tidak mengenali passion, jangan harap anda kenal diri sendiri! Mereka yang mengerjakan segala sesuatu dengan cinta, akan punya gairah untuk memberi makna hidup. Jika anda tak punya gairah hidup, bisa jadi hidup anda pun meaningless. Mereka yang punya passion dalam mengerjakannya akan memahami pengorbanan. Dengan belajar berkurban, mereka akan tahu apa arti hidup ini.

5. Retreat or self reflection 
Pernah merasa bosan dalam hidup, dengan segala rutinitas keseharian? Retreat berasal dari kata latin yang berarti ‘to get away from it all’ Mengapa kita perlu mundur dari keseharian? Karena kita butuh self reflection untuk memaknai apa yang sudah terjadi dan dilakukan. Mungkin juga meditasi perlu untuk menyadari bagaimana kehidupan yang dijalani selama ini. Sebagian besar peserta retret akan pulang dengan penuh kedamaian dan kebermaknaan hidup. Daripada menghabiskan uang dan waktu untuk berbelanja hanya memuaskan keinginan namun tanpa makna, lebih baik pergi menyepi dengan menemukan kedamaian batin.

6. Make a journal
Jurnal hidup akan membantu sebagai media ekspresi dan inspirasi saat dibacakan kembali. Hidup itu sudah pasti bagai gelombang naik turun agar tetap bermakna. Namun apa pernah kita menyadari itu tanpa pernah dituliskannya dalam jurnal? Lakukan penulisan jurnal sebagai terapi diri bahwa hidup anda berarti, bermakna dan berharga. Saat anda mulai merasa meaningless dan kesia-siaan, cek jurnal anda. Jurnal akan mendokumentasikan bahwa hidup anda itu indah.

7. Have a sense of humor
Seserius apa pun hidup ini, selalu ada sisi lucu yang patut ditertawakan termasuk anda sendiri yang sedang mencari arti hidup. Bukankah anda begitu serius memaknai hidup anda sendiri sementara orang-orang di luar sana tak peduli tentang arti hidup mereka? Saya cuma ingin katakan biarlah hidup berjalan dengan misterinya agar anda tahu maknanya. Milikilah rasa humor, tontonlah film komedi atau tertawakan kekonyolan anda! Semua ini hanya sebuah kesadaran bahwa hidup itu sudah bermakna, tidak seserius seperti pemikiran anda. Jika anda masih mencari makna hidup, tertawalah! 

Ini wise words yang baru saja saya temukan, ‘Life is without meaning. You bring the meaning to it’ 
Semoga bermanfaat!

Happy Sunday😊

Monday, April 29, 2019

Mengapa selalu ada orang yang tidak menyenangkan dikantor?

Be blessed for other

Jika anda adalah orang yang menyenangkan bagi semua orang, saya ucapkan selamat. Namun apa betul semua? Saya yakin pasti ada satu atau beberapa orang yang tidak menyenangkan anda menurut pengalaman anda di tempat bekerja. Meski anda berusaha seoptimal mungkin untuk baik dan menyenangkan pada semua orang, tetapi ada saja cara yang membuat anda tak nyaman dan betah untuk bekerja. Akhirnya, anda bisa menebak sendiri. Jengkel, kesal, marah-marah dan segudang emosi negatif lainnya muncul dalam diri anda. Itu adalah akibat orang yang tidak menyenangkan di tempat anda bekerja.

Dibalik pengalaman dan diskusi bersama kolega kerja di sini saya jadi paham prinsip “Kita tidak akan pernah bisa menyenangkan tiap orang.” Seberapa pun ahlinya kita untuk menyenangkan orang lain tetapi pasti ditemukan segelintir orang yang memang ditakdirkan untuk tidak menyenangkan di tempat bekerja. Bisa jadi orang yang demikian merasa iri, kebencian yang absurd, dan hal-hal tak masuk akal lainnya sehingga kita tahu bahwa kita memang tidak pernah bisa menyenangkan semua orang.

Ambil hal yang positif dari orang-orang yang tidak menyenangkan tersebut. Bahwa mereka menguji kesabaran dan keteguhan pribadi kita yang baik. Ujian hidup itu tidak datang lewat musibah hidup saja tetapi bisa datang dari mereka yang memang tidak menyenangkan di tempat bekerja. Meski kita sudah berusaha baik dan menyenangkan semua orang, nyatanya ada saja hal-hal tak logis yang membuat kita merasa negatif. Ini semacam racun yang memberi “penyakit” pada anda. Padahal anda harus tetap sehat untuk dapat bekerja. Sabar memang kuncinya untuk menghadapi orang-orang demikian.

Jadikanlah orang yang tidak menyenangkan tersebut berkat dalam hidup anda! Melalui mereka, anda belajar sabar dan teguh hati. Bagaimana pun kita harus tetap bersikap baik pada mereka yang tidak menyenangkan agar mereka tahu bahwa hidup kita tidak dikontrol oleh racun yang mereka sebarkan. Satu-satunya cara untuk mengontrol racun yang mereka sebarkan adalah berdoa. Karena Tuhan tahu yang terbaik untuk anda.

Thursday, April 25, 2019

Dapur Dhiajeng

Blog ke dua penulis. Dapurdhiajeng.blogspot.com. sumber foto : Dokumen Pribadi



Hallo sahabat Pena Dhiajeng, Saat ini saya sudah punya blog ke 2 "Dapur Dhiajeng" yang akan membahas khusus tentang resep resep masakan. Cook lovers yang tertarik untuk mencoba resep yang saya bagikan (Saya juga pernah share resepnya di cookpad). Silahkan bisa visit ke blog saya ya.

alamatnya apa jeng?

link nya : https://dapurdhiajeng.blogspot.com/

Sumber informasi : https://cookpad.com/id/pengguna/6248114
Logo Dapur Dhiajeng. Sumber Foto : Dokumen Pribadi


Terimakasih.😄

Wednesday, April 24, 2019

Kekuatan Cinta Lebih daripada Uang. Percayakah Anda?


Mana yang anda pilih jadi orang paling kaya atau jadi orang yang paling dicintai?

Sebuah riset yang saya baca memunculkan fakta bahwa apa yang membuat orang begitu bahagia bukanlah banyaknya uang, tetapi sedikit atau tidak ada masalah percintaan. Loh?? Jangan meremehkan kekuatan cinta, karena itu kunci kebahagiaan! Ini adalah studi longitudinal yang mengkaji dimensi kehidupan manusia yakni kebahagiaan. Bahwa untuk menjadi bahagia adalah hidup penuh cinta.

Dr. George Vaillant dalam jurnal berpendapat bahwa bahwa ada dua pilar kebahagiaan, “Pertama adalah cinta. Yang kedua adalah kemampuan untuk mengatasi permasalahan kehidupan yang menjauhkan diri dari cinta.”

Jadi mereka yang bisa menghasilkan banyak uang dalam hidup tetapi mereka bisa begitu tidak bahagia hanya karena masalah percintaan atau ketidakhadiran cinta dalam hidup mereka. Jadi uang bukanlah sumber kebahagiaan.

Coba anda alami sendiri, jika anda punya masalah percintaan atau problem dengan orang yang dicintai, apakah anda bisa berkonsentrasi baik dalam bekerja menghasilkan uang? Bisa saja kinerja seseorang menurun karena putus cinta atau orang yang dikasihi sakit/menderita.

Begitu berharganya cinta ketimbang pekerjaan yang menghasilkan banyak uang. Itu sebab banyak perusahaan melibatkan dukungan pasangan hidup dalam bekerja. Hal ini dimaksudkan agar si pekerja tetap produktif berkat dukungan orang yang dicintai.

Banyak juga kisah bagaimana putus cinta bisa begitu menyakitkan bahkan hingga menderita. Kehilangan cinta bahkan lebih menyakitkan ketimbang kehilangan uang. Orang menjadi frustrasi dan depresi hanya karena ketidakhadiran cinta dalam hidup mereka. Apa artinya punya banyak uang jika tak ada yang mencintai? Begitu ibaratnya.

Itulah cinta, meski sudah melewati bulan februari hari kasih sayang. Sekedar mengingatkan bahwa mencintai itu jauh lebih berharga ketimbang memiliki harta benda seorang diri tanpa cinta.

Ada proses kimia yang tidak bisa dijelaskan dengan nalar bahwa cinta itu memiliki kekuatan ketimbang seberapa pun banyaknya uang yang dimiliki.

So, di sini kita bisa menyimak bahwa kekuatan cinta lebih tinggi ketimbang banyaknya uang. Sudah ada cerita seorang anak dari keluarga kaya raya berani meninggalkan segalanya hanya karena cinta.

Anda percaya? Selamat menjadi orang yang penuh cinta! ❤

Ayo, mulai menulis

Sumber Foto : Google Image

Menulis adalah kemampuan dasar yang seyogyanya harus dimiliki seseorang agar cakap dan terampil dalam mengelola pengetahuan. Ada orang yang menulis sekedar hobi saja tetapi ada pula berkat menulis, ia mendapatkan uang. Menulis bisa jadi pekerjaan. Menulis bisa juga menjadi ladang rejeki jika ia tekun menghasilkan buah-buah pemikirannya.

Menulis juga kini dijadikan cara untuk menarik perhatian. Lihat bagaimana kecenderungan orang untuk menulis status di media sosial meski tentang hal sepele. Atau menulis di suatu platform semisal blog yang menarik pembaca untuk datang dan berkunjung. Bahkan ada orang yang terprovokasi hanya lewat tulisan. 

Masih banyak lagi hal-hal yang bisa dimanfaatkan dari menulis. Intinya, apakah anda rajin menulis? Saya sendiri menjawab, tidak. 

Di sela-sela aktivitas sehari-hari, saya menyusun tips menulis berikut ini agar bermanfaat buat kita semua:

1. Tulislah saat sesuatu terlintas dalam benak anda! 
Tidak perlu mengkhawatirkan tata bahasa tetapi ingatlah bahwa di akhir tulisan, beri waktu untuk baca ulang apa yang ditulis agar sempurna. Buatlah waktu menulis menjadi hal yang nyaman dan menyenangkan untuk anda meski hal yang terlintas dalam benak anda hanya sekitar beberapa kalimat. Jangan menulis dengan terpaksa! Menulis itu akan menjadi ekspresi pembiasaan jika kita sering mengerjakan tanpa paksaan.

2. Pilih hal yang menarik dan menyentuh untuk dijadikan topik menulis! 
Kebanyakan pembaca tersentuh dengan ‘compelling stories’, atau hal-hal yang menyangkut sisi humanitas. Jika anda bercerita kebiasaan berangkat ke kantor dengan kereta misalnya, anda bisa tuliskan hal yang menarik saat di kereta seperti bertemu dengan nenek tua dengan dagangannya atau siswa SD yang kehilangan kaki karena kecelakaan, dsb.

3. Pilih juga hal yang disukai anda!
Apa hobi anda? Apa minat dan kesukaan anda? Segala yang disukai itu akan lebih mudah untuk dinyatakan dalam tulisan karena itu merupakah hal yang dialami. Menulis berdasarkan pengalaman lebih mudah ketimbang sesuatu yang masih wacana atau teori. Bukankah banyak juga buku yang bercerita berdasarkan pengalaman? Minat travelling maka mereka menulis pengalaman perjalanan. Pernah berkunjung ke suatu tempat wisata, lalu anda bisa tuliskan pengalaman yang dialami sepanjang perjalanan dan berwisata.

4. Tulislah yang menarik pembaca sesuai opini anda dengan segala sesuatu yang sedang terjadi atau trend/kecenderungan yang melanda masyarakat!
Terkadang membaca tidak serta merta berkaitan dengan hal yang ilmiah dan objektif. Anda bisa tuliskan pendapat anda seputar pengalaman kehidupan sehari-hari. Hal-hal yang umum dan sehari-hari juga bisa memperkaya wawasan pembaca. Bukankah sekarang terjadi prinsip, sharing to connecting?


Bagaimana? Tertarik untuk tekun menulis? Ayo kita coba bersama 😀





Sunday, April 21, 2019

Kartini masa kini

Menggunakan kebaya bersama teman teman kantor anabatician woman saat peringatan Hari Kartini.
Lokasi : Graha Anabatic. Sumber Foto : Dokumen Pribadi

Di Indonesia setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Penetapan tanggal tersebut disesuaikan dengan tanggal lahir kartini yang lahir pada 21 April 1879.

Sosok Raden Ajeng Kartini merupakan tokoh perempuan jawa dan pahlawan nasional yang sangat inspiratif. Kartini dikenal sebagai pelopor emansipasi kebangkitan perempuan.

Orang tua saya memberikan saya nama ajeng. Jika bertemu atau berkenalan dengan orang pertama kali sering kali mereka akan mengatakan  "namanya jawa sekali". hehe

Saya pernah menanyakan kepada orang tua saya alasan mereka memberikan saya nama Ajeng. Orang tua saya mengatakan bahwa mereka menyukai sosok Raden Ajeng Kartini. yang merupakan wanita jawa cerdas dan inspiratif. Mereka berharap dengan memberikan saya nama tersebut bisa mengikuti  semangat RA Kartini. (amin)

Bicara tentang R.A. Kartini. jika membaca biografinya banyak hal yang sangat menginspirasi untuk kita sebagai kaum perempuan.

Apa saja?

Semangat Kartini yang bisa saya rangkum dalam beberapa point sebagai berikut :

1. Memiliki keinginan yang kuat untuk belajar
Pada jamanya saat itu sampai dengan umur 12 tahun kartini bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Disana kartini belajar juga bahasa Belanda. Namun setelah umur 12 tahun Kartini dipingit karena budaya jawa saat itu mengharuskan dia mengikuti tradisi untuk kaum perempuan jawa. Meski dipingit dirumah kartini yang sudah mahir bicara bahasa belanda, beliau belajar sendiri dirumah dan menulis surat kepada teman teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Beliau sangat tertarik dengan kemajuan berpikir perempuan di Eropa. sejak saat itu timbulah keinginan Kartini untuk memajukan kaum perempuan pribumi. karena ia melihat banyak perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Begitu semangatnya keinginan RA Kartini untuk belajar, hingga meski saat itu beliau dipingit tidak boleh keluar rumah saja beliau masih ingin belajar dan menulis beberapa surat untuk surat kabar.

Di era milenial saat ini saya melihat banyak kaum perempuan yang meneruskan semangat juang RA Kartini untuk bersekolah atau belajar. Tidak jarang beberapa teman perempuan saya ada yang sampai mendapatkan program beasiswa untuk bersekolah di luar negri. Wah hebat ya. saya percaya mereka bisa mendapatkan hal tersebut tidak mudah, karena semangat dan keinginan yang kuat untuk belajar sehingga mereka bisa mendapatkan kesempatan yang baik tersebut.


2. Perduli 
Beberapa adat perempuan jawa pada jaman tersebut adalah mereka tidak bisa bebas duduk dibangku sekolah, harus dipingit, dinikahkan dengan laki laki yang tidak dikenal, dan harus bersedia dimadu.

RA. Kartini sangat perduli pada nasib perempuan pribumi yang saat itu berada dalam status sosial rendah, terkekang dengan kukungan adat yang "kolot". 

Hingga atas dukungan suaminya ia akhirnya mendirikan sekolah perempuan di kompleks kantor kabupaten Rembang yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.  Dengan tujuan memajukan taraf pendidikan dan sosial kaum perempuan agar bisa mengangkat harga diri kaum perempuan.

Berkaca dengan hal tersebut, Sudah banyak kartini masa kini yang begitu perduli pada hal hal sosial, terbukti banyak tenaga pengajar seperti guru ataupun dosen wanita. Mereka perduli pada nasib pendidikan generasi muda.
Anabatician Woman. Sumber Foto : Dokumen Pribadi


3. Pintar dan Berprestasi
R.A Kartini memiliki kegemaran belajar dan keingintauan yang cukup tinggi akan sesuatu hal. Hal tersebut yang membuatnya memiliki "skill" . Beliau bisa berbahasa belanda dan terbukti memiliki pengetahuan luas tentang beberapa aspek. 

Point ini berhubungan sekali dengan point pertama, ada suatu pepatah mengatakan "Rajin pangkal pandai". ya saya melihat memang itu benar. Tidak mungkin kita bisa menguasai suatu hal jika kita tidak mau belajar hal tersebut untuk mengetahui lebih dalam.

Di era milenia saat ini banyak juga kaum pintar dari kalangan perempuan. Lihat saja dikabinet pemerintahan presiden Jokowi. Ada beberapa menteri yang dipimpin dipercayakan kepada kaum perempuan.

Mengapa pak Jokowi bisa percaya kepada kaum perempuan? saya rasa karena memang mereka memiliki kapabilitas  untuk memegang posisi tersebut dan berkompeten dibidangnya.

Salah satu public figure asal Indonesia yang saya kagumi adalah Dian Sastrowardoyo. Adalah salah satu statementnya seperti ini “Entah akan menjadi seorang wanita karir atau ibu rumah tangga, setiap wanita harus memperoleh pendidikan yang tinggi. Karena mereka akan menjadi seorang ibu, dan seorang ibu yang cerdas akan melahirkan anak-anak yang cerdas”.

Saya sangat setuju dengan statement tersebut, karena memang mendidik anak butuh juga wawasan yang cukup. Bagaimana bisa kita mengajarkan anak kita tentang sesuatu hal jika kita sendiri tidak paham hal tersebut.

Menurut saya, pendidikan bukan hanya dari jalur formal di meja kuliah saja, tapi bisa didapatkan juga dari pengalaman keseharian, pergaulan dengan teman teman lingkungan kita bekerja atau komunitas. Selama kita memiliki niat untuk berkembang, terus belajar dan mengupgrade kemampuan diri dengan terus menerima saran dan kritik yang membangun maka kita akan memiliki pola pikir "Open Minded". 
"Habis Gelap Terbitlah Terang adalah buku kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini. Kumpulan surat tersebut dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht. Setelah Kartini wafat".
Saya rasa wanita masa kini sudah menerapkan beberapa semangat juang dari R.A Kartini.
Tak hanya R.A Kartini menurut saya semua perempuan yang menghargai dirinya, menghargai dan menginginkan kemajuan sesamanya "harum namanya".
Semoga kita kaum perempuan bisa terus menjadi lebih baik dengan tidak melupakan kodrat kita sebagai kaum perempuan yang akan menjadi ibu.
Anabatician Woman. Sumber Foto : Dokumen Pribadi
Sumber Foto : Dokumen Pribadi

Selamat Hari Kartini teman teman wanita pembaca pena dhiajeng 😊
Semoga wanita wanita kartini masa kini semakin memberikan aura positif.




Saturday, April 20, 2019

Minggu Paskah : Cinta, Pengorbanan, Kehidupan kekal


Paduan Suara Legio Maria saat tugas koor misa malam paskah.saya dibaris kedua sebelah kanan.Lokasi : Gereja Trinitas Cengkareng. Sumber foto : Dokumen pribadi

Melanjutkan masih dalam tema tri hari suci. Saya senang sekali pasalnya kerinduan saya untuk menyanyi lagi di gereja sudah terobati.

Seperti yang pernah saya tulis di instagram saya bahwa buat saya pribadi saat menyanyi di gereja feelnya berbeda. Feel seperti apa? Perasaan seperti keinginan untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan. Keinginan untuk mempersembahkan pujian lewat nyanyian.
Melalui tulisan ini saya mengucapkan terimakasih kepada paduan suara legio maria paroki trinitas cengkareng. Karena saya masih diberikan kesempatan untuk ambil bagian tugas koor pada misa malam paskah. Saya masih bisa belum bisa move on dengan lagu haleluya yang dibawakan teman teman legio mariae choir saat misa malam paskah.(rekamannya saya posting di instagram saya) Jadi top playlist saya hari ini.hehe

Meskipun saya tidak bisa mengikuti latihan rutinya karena beberapa hal terkadang ada beberapa task yang harus saya kerjakan. Namun demikian sebagai ganti jika ada waktu luang saya belajar sendiri not alto dirumah. Saya tidak pernah melupakan legio mariae choir.
Latihan not alto. Sumber Foto : Dokumen Pribadi


Latihan lagu Haleluya.Sumber Foto : Dokumen Pribadi
Meski terkadang sebagai viewer setiap tugas teman teman kerapkali ada rasa kerinduan untuk bergabung kembali dalam pelayanan.

Terlepas dari rasa senang saya karena bisa kembali menyanyi lagi. Sehubungan dengan perayaan tri hari suci sampai dengan paskah.

Banyaklah makna yang saya bisa dapatkan. Saya rangkum dalam beberapa point berikut

1. Cinta
Tidak akan ada habisnya jika kita membahas cinta. Setiap manusia memiliki perasaan cinta. Itu adalah anugrah yang diberikan Tuhan untuk kita. Supaya kita bisa mencintai dengan ketulusan hati. Cinta itu universal.

Tuhan Yesus sudah lebih dulu mencintai kita, lalu kita diminta untuk mencintai sesama juga, saling membasuh, saling melayani dan berbagi.

Saya pernah menonton suatu acara reaility show di televisi disana diceritakan bagaimana seorang ibu mencintai anaknya walaupun anak tersebut terlahir dalam kondisi tubuh yang tidak normal.

Cinta yang tulus tidak pernah melihat kondisi, bisa saja ibu itu kecewa karena memiliki anak yang kondisinya tidak normal. Lalu menelantarkan anak tersebut. Tapi hal itu tidak dilakukan justru cinta dan kasih sayang sang ibu begitu besar pada anaknya. Dia merawat anak itu dengan cinta.

2. Pengorbanan
Ini terkait sekali dengan point pertama yaitu cinta. Bagaimana bisa mustahil seseorang berkorban jika tidak mencintai terlebih dahulu?

Ketika mencintai selalu ada pengorbanan / effort / perjuangan.

Tuhan Yesus berkorban memberikan diriNYA untuk wafat di kayu salib.
Tuhan ingin juga kita berkorban. Berkorban dalam artian berbagi untuk sesama.

Ibu yang memiliki anak yang cacat tadi begitu mencintai anaknya. Tidak terlintas untuk mengabaikan anak tersebut. Dengan cekatan beliau merawat anak tersebut membesarkanya. Berjuang mengorbankan waktu dan tenaganya yang sudah tidak lagi muda. Cinta ya seperti itu, berkorban dan berjuang. Tidak ada cinta tanpa memberi dan tanpa berkorban.

3. Kehidupan kekal
Yesus wafat dan kemudian bangkit pada hari ke tiga. Moment ini dirayakan sebagai hari paskah bagi umat nasrani.

Mencintai sudah, berkorban sudah, melakukan yang terbaik lalu bicara tentang kehidupan kekal.

Dalam ajaran katholik yang saya imani. Ada kehidupan kekal setelah kematian. Kematian bukanlah akhir dari keberadaan kita didunia ini.

Dalam ayat filipi 1 : 21 disebutkan "karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan".

Jadi jika kita sudah melakukan semua yang terbaik semasa hidup didunia. Kematian adalah suatu keuntungan. Mengapa? Karena dengan kematian yang akan mengantarkan kita pada hidup yang kekal seperti yang dijanjikan Tuhan.

Akhirnya semoga dengan merefleksikan semangat cinta, pengorbanan yang sudah diteladakan Tuhan Yesus. kita mampu menjadi terang dunia bagi siapapun. Sehingga kita akan bisa merasakan kehidupan kekal dikemudian hari. Amin

Selamat paskah teman teman pembaca penadhiajeng.
Tuhan memberkati😇